logo
Digital Marketing Solutions & Integrated Salah satu alasan kami sangat yakin dengan kemampuan kami untuk memberikan hasil yang luar biasa terhadap Pamasaran Digital bahwa kami memiliki SDM Yang berpengalaman Dari layanan SEM SMM dan SEO, konten, bekerja sebagai Team untuk memastikan klien kami melihat hasil terbaik dengan Efisiensi Biaya Promosi

Digital Marketing Solutions

SEO Search Engine Optimization

Search Engine Marketing & Social Media Marketing

Website Development

Video Advertising Production

Hubungi Kami Kapanpun
Kami berikan layanan & Solusi terbaik Kebutuhan Digital Promosi usaha atau Bisnis Anda Konsultasikan Sekarang juga

082298777987

sales@jagogo.net

Grand Galaxy RSA 5 No 2 Bekasi

021- 82731502

Grand Galaxy RSA 5 No 2

Top
Jasa Digital Marketing SEO SEM SMM WEB & VIDEO / Uncategorized  / Perbandingan Marketing Digital Dan Marketing Konvensional

Perbandingan Marketing Digital Dan Marketing Konvensional

Dalam suatu bisnis, usaha, perusahaan, badan pemerintah memiliki salah satu divisi yang memegang peran penting dalam pemasukan keuangan yaitu marketing. Divisi marketing hadir untuk membantu suatu bisnis, usaha, perusahaan, badan pemerintah untuk mendapatkan pemasukan secara financial sesuai dengan target pasar yang ditetapkan.

Seiring berkembangnya zaman, teknologi-pun ikut berkembang, oleh karena itu, aspek kehidupan manusia ikut berubah, seperti divisi marketing yang sekarang berkembang menjadi digital marketing. Dengan berkembangnya teknologi, divisi marketing dapat terbagi menjadi dua yaitu Digital marketing (DM) dan Marketing Konvensional (MK).

Digital Marketing (DM) adalah segala upaya untuk melakukan pemasaran suatu produk dan jasa melalui media internet. Pemasaran dalam internet marketing bukan hanya untuk meningkatkan penjualan, tapi juga termasuk promosi produk dan jasa baru, branding, dan membina hubungan dengan pelanggan.

Berikut beberapa jenis-jenis Digital Marketing

1.Website
Saat ini, website merupakan persyaratan utama untuk menang dalam persaingan digital. Data menunjukkan bahwa 97% konsumen mencari produk maupun jasa yang akan digunakan melalui internet.

70% dari mereka mencari perbandingan harga maupun fitur yang ditawarkan dengan produk maupun jasa sejenis. Bahkan 88% nya memiliki keputusan untuk membeli setelah membaca review produk maupun service nya terlebih dahulu.

Dapat pula dikatakan website adalah “toko digital” bagi bisnis Anda yang bahkan dapat menggantikan keberadaan toko fisik maupun tenaga penjualan konvensional.

2. Search Engine Marketing

Yang dimaksud dengan Search Enggine Marketing adalah upaya untuk membuat website perusahaan Anda mudah ditemukan dalam mesin pencari sejenis google. Untuk dapat berada di halaman pertama mesin pencari sekelas google, dibutuhkan waktu yang lama dan teknik khusus untuk menerapkannya.

Search Engine Marketing pun memiliki dua kategori yaitu kategori organik dan non-organik. Kategori organik biasa disebut sebagai Search Engine Optimization (SEO) yang relatif lebih murah bahkan dapat dilakukan sendiri dengan gratis, namun membutuhkan waktu yang lebih lama karena peruntukannya sebagai investasi jangka panjang.

Sedangkan Search Engine Marketing (SEM) yang berbayar akan jauh lebih cepat untuk membuat website kita berada di posisi teratas google. Berikut adalah contoh dan perbedaan dari SEO dan SEM dalam mesin pencari google.

3. Social Media Marketing

Pengguna sosial media yang terus meningkat untuk berbagai keperluan seperti sarana komunikasi, berkumpulnya komunitas bahkan sebagai media mencari informasi, kini juga semakin dioptimalkan pengusaha sebagai sarana promosi bisnis mereka.

Beredarnya berbagai platform sosial media seperti Facebook, Instagram, Linkedin, Twitter, Youtube dan lain sebagainya, membuat penyebaran informasi menjadi lebih cepat dan menjangkau lebih banyak orang. Selain itu,social media marketing juga digemari karena dapat dilakukan dengan biaya minim bahkan gratis.


4. Online Advertising

Online advertising adalah media promosi atau periklanan melalui internet dengan cara berbayar. Online advertising sendiri memiliki beberapa pilihan yang beragam sesuai kebutuhan Anda, seperti Display Advertising, Social Media Advertising, PPC, Youtube Advertising, dan masih banyak lagi. Walau tingkat keberhasilan penjualan dengan cara online advertising ini lebih memuaskan karena Anda dapat mengatur target konsumen yang melihat iklan tersebut



5. Email Marketing

Saat Anda sudah membangun daftar subscriber dari website, maka email marketing merupakan langkah promosi tahap selanjutnya untuk menjaga calon pelanggan tersebut dan membuat mereka tertarik untuk membeli produk maupun jasa Anda.

Dengan Email marketing, Anda dapat memberikan informasi yang update seputar program promosi yang sedang berlangsung, maupun memperkenalkan produk atau jasa Anda yang baru. Email marketing juga membuat pelanggan Anda tidak ketinggalan akan informasi dari perusahaan Anda seperti kegiatan maupun berita terbaru.

Kelebihan dan Kelemahan Digital Marketing

Salah satu kelebihan menggunakan teknik digital marketing dalam memasarkan bisnis kamu yaitu hasil yang kamu dapat akan lebih terukur, bisnis kamu akan lebih dikenal oleh banyak orang yang jumlahnya bahkan tidak terbatas. Digital marketing juga merupakan cara yang sangat interaktif untuk menjangkau calon konsumen karena memanfaatkan berbagai media digital seperti media sosial yang bisa diakses oleh semua orang. Keunggulan lainnya yaitu akan ada banyak interaksi yang lebih efektif antara kamu dan calon konsumen. Sedangkan kelemahan menggunakan teknik digital marketing yaitu proses pemasaran bisnis yang kamu lakukan akan mudah ditiru oleh banyak orang dan juga digital marketingsangat bergantung pada teknologi.

Marketing Konvensional (MK) adalah media promosi yang digunakan umumnya berupa  media cetak. Selain itu, modal utama yang harus kita miliki dalam sistem pemasaran konvensional adalah kemampuan komunikasi dan persuasi yang baik karena kita diharuskan untuk menemui target pasar/konsumen secara langsung untuk menawarkan produk.

Berikut beberapa jenis-jenis Marketing Konvensional :

1. Brosur atau Selebaran

Biasa juga disebut pamflet, brosur yang berupa selembaran ini hingga saat ini tetap menjadi media promosi favorit berbagai bidang usaha, baik barang maupun jasa.

Biasanya brosur dapat dibaca lebih lama, karena calon customer tentu merasa lebih tertarik membaca selembaran yang diberikan langsung kepadanya.
Namun berpromosi dengan brosur memerlukan biaya lebih besar karena perlu mencetak dalam jumlah banyak.

Kunci utama berpromosi dengan brosur ini ada 3 yaitu :

  • mendesain dan mencetaknya sebagus mungkin
  • mencatumkan informasi produk atau promosi dengan jelas
  • menyebarkannya secara berkala, terutama pada pada event tertentu.

2. Poster

Promosi dengan menempelkan poster-poster di tempat umum yang ramai dilalui pejalan kaki masih masih sangat relevan untuk dijadikan strategi promosi jitu asalkan kita tahu penempatan poster yang tepat.

Anda bisa menempelkan poster di pinggir jalan, tiang listrik atau di mading umum. Metode promosi ini sangat cocok bila diterapkan di daerah yang masih kurang dalam pemanfaatan teknologi.
Tips dalam pembuatan poster yaitu sesuaikan dengan target pasar anda dan buat ukuran sesuai lokasi penempelan poster.

3. Spanduk

Tentu semua orang tahu spanduk. Oleh karena itu spanduk tentu akan menjadi pusat perhatian masyarakat bila dibuat dengan semenarik mungkin dan lokasi penempatan yang tepat. Inilah yang disebut promosi efektif.
Dalam marketing, akan lebih efektif memasang spanduk promosi di wilayah ramai dimana target pasar tujuan kita banyak yang berkumpul atau lalu lalang disana merupakan strategi promosi efektif.

4. Iklan di surat kabar

Meskipun surat kabar merupakan media konvensional, namun peminat atau pembaca Koran berasal dari kalangan masyarakat menengah ke atas atau orang-orang berpendidikan. Bagaimana bisa? Karena Koran adalah media yang lebih dapat dipercaya dibandingkan media sosial yang informasi di dalamnya masih memiliki kemungkinan bercampur dengan hoax.

Kelebihan dan Kelemahan Marketing Konvensional

Meskipun dunia internet saat ini sudah semakin berkembang, tidak bisa dipungkiri bahwa masih ada saja orang yang belum terbiasa menggunakannya. Oleh karena itu, terkadang Marketing Konvensional masih bisa juga kamu terapkan untuk memasarkan bisnis. Seperti memasang iklan di koran, penyebaran brosur, atau iklan di spanduk sehingga calon konsumen  dapat dengan mudah menemukannya. Salah satu kelemahan Marketing Konvensional adalah hasilnya tidak dapat terukur sama sekali, biaya yang digunakan juga akan terasa lebih berat. Dan mungkin kerugian terbesar yang akan kamu rasakan adalah marketing konvensional bersifat statis yang berarti tidak ada interaksi yang lebih efektif dengan calon konsumen. Ini sama seperti kamu melempar informasi didepan banyak konsumen dan berharap  mereka menggunakan jasa kamu.

No Comments

Post a Comment

Call Now ButtonCall
WhatsApp Chat